We have 20 guests online
Friday, 01 August 2014

Menopause

Petunjuk bagi wanita. Menopause adalah proses perubahan pada wanita. Proses ini memberikan tanda berakhirnya haid (datang bulan), ovulasi (bertelur) dan kesuburan. Menopause adalah hal yang alami. Setiap wanita melalui proses ini dengan caranya masing masing. Banyak wanita yang tidak mempunyai masalah, tetapi pada wanita yang lainnya proses ini dapat sangat mengganggu terutama dengan gejala gejala yang dialami. Menopause terjadi pada saat haid bulanan berhenti. Secara definisi konfirmasi menopause adalah tidak adanya haid selama 12 bulan berturut turut. Pada umunya menopause terjadi pada usia 45 sampai 60 tahun. Data statistik menunjukkan bahwa usia rata rata menopause adalah 51.6 tahun. Kebanyakan wanita akan menyambut menopause sebagai kebebasan.

 

Baik itu dari aspek haid bulanan maupun dari aspek kontrasepsi. Mengetahui lebih lanjut mengenai menopause dan informasi terkait adalah merupakan hal yang berguna bagi wanita dalam melalui proses ini terutama terhadap perubahan perubahan fisik tubuh dan psikomotorik. Hal ini akan membantu mengerti dan mendiskusikan manajemen klinis terhadap rekomendasi medis yang yang mungkin dianjurkan dokter untuk memperbaiki kualitas hidup.

 

Menopause Dini  (Premature Menopause)

Apabila menopause terjadi pada usia dibawah 40 tahun, hal ini dikategorikan sebagai menopause dini. Menopause dini terjadi pada  sekitar 1 dari 100 wanita. Penyebab hal ini masih belum diketahui, tetapi yang diketahui sejauh ini adalah beberapa penyebab genetik dan kegagalan kelenjar hormonal. Pada wanita wanita ini suplai sel telur habis jauh sebelum waktunya.

Diangkatnya kandung telur dapat diakibatkan oleh operasi, radioterapi, dan kemoterapi. Histerektomi (Operasi pengangkatan rahim) walaupun kandung telurnya ditinggalkan, tetap akan mempunyai resiko gejala menopause datang lebih dini.

Karena menopause adalah salah satu tanda berakhirnya masa subur, tentu hal ini akan menakutkan bagi wanita yang masih muda yang masih berharap mempunyai anak. Dan resiko jangka panjang lainnya adalah peningkatan resiko osteoporosis dan penyakit jantung.

Terapi hormon pada umumnya akan direkomendasikan pada menopause dini oleh dokter anda untuk mensuplementasi kandung telur yang tidak berfungsi lagi.

Fungsi Kandung Telur  (Ovary)

Kandung telur seperti di gambar adalah merupakan organ tubuh yang berada di sisi kandung rahim. Kandung telur ini mulai berfungsi sekitar usia 8 sampai 16 tahun. Satu kandung telur mempunyai jutaan sel telur pada saat lahir.

Pada dasarnya kandung telur memproduksi satu sel telur setiap ovulasi setiap bulan melalui proses yang kompleks yang sangat banyak dipengaruhi oleh hormon wanita yang dikenal sebagai estrogen dan progesterone. Hormon ini akan mempengaruhi ketebalan endometrium yang akan dipenuhi oleh jaringan yang kaya dengan suplai darah. Apabila terjadi kehamilan kandung telur akan terus memproduksi hormon untuk bayi. Apabila tidak terjadi kehamilan proses ini akan berulang lagi setiap bulannya.

Mendekati usia menopause wanita akan bertahap lebih rendah dalam memproduksi hormon estrogen dan prosgesteron. Pada saat hormon estrogen sangat berkurang endometrium aan menjadi sangat tipis dan haid akan berhenti. Rendahnya kadar hormon estrogen di asosiasikan dengan gejala menopause baik secara fisik maupun secara psikologis. Menopause banyak di asosiasikan dengan osteoporosis, yaitu berkurang kepadatan dan kekuatan tulang.

Tanda dan Gejala Menopause

Walaupun semua wanita akan melaui proses yang sama dalam menopause akan tetapi setiap individual akan mempunyai tanda dan gejala yang berbeda. Perubahan dan tanda tanda yang dapat dirasakan wanita adalah sebagai berikut :

Perubahan Siklus Menstruasi

Salah satu tanda datangnya menopause adalah perubahan siklus haid. Biasanya siklus akan menjadi tidak teratur dan kadang lebih pendek dan kadang lebih panjang dari biasanya. Haid anda dapat lebih banyak  tetapi juga dapat lebih sedikit.

“Hot Flushes”

Gejala ini merupakan salah satu tanda yang paling umum dikeluhan oleh wanita. Hot flushes adalah rasa hangat/panas yang tiba tiba datang di sekitar muka, leher, dada, punggung yang dapat terjadi sekitar beberapa menit. Biasanya wanita akan merasakan gejala ini timbul pada tahun tahun pertama menopause dan akan bertahap menghilang dengan sendirinya.

Keringat pada malam hari juga dikenal sebagai salah satu gejala yang sering dialami wanita.

Perlu diinggat tidak semua wanita akan mengalami gejala ini.

Gejala pada kemaluan dan berkemih

Rendahnya kadar estrogen akan berakibatkan berkurangnya elastisitas dan kelembaban vagina yang dapat menyebabkan hubungan seksual menjadi terganggu. Rendahnya kadar tersebut juga dapat memperngaruhi pola berkemih dan meningkatkan resiko cystitis (infeksi saluran kemih)

Gangguan tidur

Keringat malam hari dan frekuensi berkemih pada malam hari dapat menggangu pola tidur wanita. Kurangnya tidur akan menyebabkan fatigue (lemas dan rasa kurang energi) pada siang hari

Gangguan Emosi

Perubahan mood yang cepat berganti banyak mempengauhi perilaku dan hubungan sosial wanita. Hal ini dapat terkait dengan rendahnya kadar estrogen. Akan tetapi lebih sering hal ini yang terutama adalah terkait dengan perubahan hidup pada umumnya.

Hubungan seksual

Perubahan keinginan untuk berhubungan seksual dapat berubah pada saat ini dimana banyak terkait dengan hal yang bukan tergantung pada rendahnya kadar estrogen. Sebab sebab yang mungkin menjadi penyebab adalah tendesi alamiah berkurangnya nafsu seksual, perasaan wanita terhadap perubahan bentuk tubuh, hubungan dengan suami dan perasaan lelah pada umumnya dapat menjadi faktor  utama

Tanda dan gejala lain

Perubahan contour kulit dan nyeri sendiri dapat menjadi bagian dari perubahan menopause.

Penyakit Jantung

Penelitian yang terakhir di dunia menunjukkan bahwa masih banyak informasi yang belum dapat dirumuskan secara tentang bagaimana mengurangi resiko penyakit jantung pada wanita menopause. Secara umum untuk mengurangi resiko penyakit jantung adalah dengan mengikuti petunjuk berikut

  • Tidak merokok
  • Menjaga Tekanan Darah senormal mungkin
  • Kurangi berat, bila perlu
  • Menjaga kadar kolesterol darah
  • Menkonsumsi makanan seimbang, rendah lemak
  • Olah raga teratur sekurangnya 20 menit sehari

Osteoporosis

Osteoporosis adalah kondisi dimana tulang menjadi lemah dan keropos dikarenakan kurangnya kalsium. Proses berkurangnya kalsium adalah alamiah. Akan tetapi pada saat menopause proses ini menjadi lebih cepat.

Faktor faktor yang mempengaruhi osteoporosis

  • Usia yang menua
  • Ras Asia dan Kaukasia (kulit putih)
  • Proporsi tulang kecil atau postur badan kecil
  • Kurang olah raga
  • Saudara dekat yang mengalami osteoporosis
  • Kurang Kalsium dan vitamin D
  • Menopause dini
  • Merokok
  • Penggunaan kortikosteroid jangka panjang.

Bone Densitometry sangat dianjurkan  pada wanita yang mempunyai resiko tinggi untuk osteoporosis.

 

PEMERIKSAAN

Pemeriksaan rutin ke dokter anda memungkin untuk deteksi dini masalah fisik maupun psikologis pada masa menopause.

  • Pap Smear dianjurkan dua tahun sekali untuk mendeteksi dini kanker leher rahim sampai wanita berusia 70 tahun atau sampai dokter anda menganjurkan berhenti
  • Wanita diatas 50 tahun dianjurkan rutin mammogram setiap 2 tahun. Untuk wanita yang mempunyai resiko tinggi mammogram dianjurkan setahun sekali
  • Bone Densitometry setiap dua sampai lima tahun sekali untuk menilai resiko osteoporosis terutama pada wanita beresiko tinggi.

 

PENGOBATAN

Pengobatan yang terbaik adalah pada tahap pencegahan. Olah raga dan gaya hidup sehat merupakan kunci keberhasilan manajemen masa menopause.

Terapi hanya diperuntukkan pada wanita yang mengalami gangguan pada masa menopause. Bila terapi ini akan dimulai sebaiknya penyuluhan mengenai terapi baik manfaat maupun resiko dapat dijelaskan. Terapi yang dapat diberikan terdiri dari

  • Terapi sulih hormon

Hormon yang disuplementasikan adalah estrogen yang merupakan komponen penting pada wanita yang hilang pada masa menopause. Terapi hormon ini akan efektif dalam memperbaiki gejala neurosimpatik yang sering dikeluhakan wanita. Perbaikan resiko osteoporosispun dapat dilihat pada wanita yang mempunyai permasalahan dengan kerapuhan tulang. Walaupun demikian penggunaan terapi sulih hormon ini banyak diperdebatkan teruatama mengenai resiko kanker payudara dan kandungan dikemudian hari. Saat ini konsensus di dunia adalah penggunaan terapi hormon adalah aman dengan penekanan bahwa resiko kanker memang sedikit meningkat 5 dari 10.000 pasien. Hal ini harus dimengerti oleh pasien

  • Hormon sintetik

Terapi dapat berupa terapi natural dari kacang kedelai dan isoflavon. Penelitian sedang banyak berlangsung mengenai efektifitas obat obatan ini

  • Kalsium

Pada wanita yang mengalami kondisi seperti prolapse uteri dan inkontinensia fisioterapi dan operasi merupakan pilihan terapi sesuai dengan kondisi masing masing pasien

Share


Last Updated (Wednesday, 20 July 2011 20:41)

 

Comments   

 
0 # Guest 2014-02-24 07:25
Saya sudah 2 tahun tidak lagi mendapatkan haid, tetapi saya merasakan gejala-gejala kehamilan, meskipun telah saya uji dengan alat tes kehamilan yang memang hasilnya negatif. Apakah mungkin saya hamil walaupun sudah menopause selama 2 tahun? perlu diketahui, 2 minggu lalau, saya menemukan flek merah muda walaupun sedikit dan sekarang ini perut saya terlihat sedikit membuncit. mohon penjelasannya. Terima kasih
 

Add comment


Security code
Refresh

 
Content View Hits : 434334
2011 dr ivan clinic . all rights reserved

Designed by ideseni webdeveloper by dinartdesign