Laparoskopi

Laparoskopi adalah suatu tindakan mini invasive dimana pasien yang bisa menggantikan tindakan yang dahulu harus melalui proses operasi besar seperti Laparotomi untuk berbagai macam kondisi medis. Kondisi seperti miomauteri, endometriosis, infeksi panggul dan nyeri haid melalui laparoskopi akan mendapatkan keuntungan yang banyak. Masa pemulihan umumnya hanya berlangsung 2 hari dengan kosmetik luka yang hanya memerlukan sayatan sekitar 5mm.

 

Persiapan

Tindakan laparoskopi dilakukan dalam pembiusan umum dengan lama tindakan bervariatif antara 1 sampai dengan 3 jam. Rata-rata umumnya lama operasi akan berlangsung 2 jam. Pasien diharapkan melengkapi persiapan seperti pemeriksaan darah rutin dan puasa selama minimal 6 jam. Pada kondisi tertentu pasien akan diminta untuk persiapan usus 1-2 hari sebelumnya. Untuk tindakan laparosokopi kandungan umumnya pasien akan berada pada posisi lithotomy (posisi pemeriksaan kandungan) dan trendelenburg (posisi badan dan kepala turun ke bawah).

 

Ekspektasi

•  Selama tindakan rongga abdomen (perut) akan dikembungkan dengan menggunakan gas CO2 untuk mendapatkan rongga yang aman untuk operasi. Hal ini akan menimbulkan rasa kembung dan tidak nyaman selama beberapa hari paska operasi. Gas yang masih tertahan kadang juga menimbulkan rasa tidak nyaman dibahu.

•  Mual muntah sering dikaitkan dengan obat bius yang dapat ditangani dengan mudah. Luka sayatan akan ada didaerah pusar untuk kamera sebesar 1 cm dan sayatan lain sebesar 5mm disamping panggul dan didaerah bawah perut. Umumnya Luka ini sembuh sangat cepat dan tidak berbekas. Pada individu yang mempunyai bakat keloid, perlu didiskusikan mengenai langkah preventif. Karena akan ada manipulasi rahim, pasien akan mengalami pendarahan seperti menstruasi sekitar beberapa hari.

•  Kateterurin dan infusakan dilepas umumnya secepat mungkin dalam 24 jam pertama.

•  Mobilisasi pasien akan diusahakan secepat mungkin dalam 1 hari pertama. Pasien umumnya akan diperiksa kesiapan untuk mulai makan dan minum setelah operasi dengan mengevaluasi bunyi usus.

•  Pasien dapat dipulangkan dalam satu hari tetapi pada kondisi yang umum pasien hanya membutuhkan perawatan 1 paling lama 2 hari.

 

Resiko dan komplikasi

Semua tindakan operatif mempunyai resiko dan potensial komplikasi. Walaupun demikian tindakan laparoskopi ini mempunyai resiko yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan operasi besar. Resiko yang umum adalah

•  Perdarahan pembuluh darah besar( 1: 1400 kasus)
•  Cederausus, kandung kencing dan organ abdomen  dan panggul lainnya yang terkait dengan operasi ( 1: 2000 kasus)
•  Infeksi luka luar dan dalam( 1: 700 kasus) Umumnya resiko ini sangat rendah dengan pemberian antibiotika profilaksis

Biaya

Informasi ini dapat diminta kebagian Informasi dan Client Service RS Bunda.